Laman

Selasa, 11 Oktober 2011

Manusia Dan Tanggung Jawab


Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab, menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

Jadi Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang salah disengaja maupun yang tidak di sengaja. Dan bisa juga diartikan adalah mengakui apa yang telah diperbuat baik sengaja atau tidak sengaja.
Dengan pengertian tanggung jawab maka saya akan menjelaskan artikel tentang “ Manusia dan Tanggung Jawab “.

MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB

1.    Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung Jawab terhadap diri sendiri adlaah sebuah kesadaran dari diri kita sendiri untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kerpibadian sebagai manusia pribadi. Jadi memecahkan masalah atau mengakui  apa perbuatan yang salah dengan disengaja atau tidak disengaja dengan sendirinya. Karena merupakan pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri.

2.    Tanggung jawab terhadap keluarga
      Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, istri, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.

3.    Tanggung jawab terhadap masyarakat
      Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, karena kita diciptakan tidak untuk sendiri tapi untuk saling membantu satu sama lain. Contohnya saja polisi. Polisi tanggung jawabnya sangat besar. Yaitu melindungi masyarakat. Tapi kenapa polisi sekarang dianggap remeh sama masyarakat? Tapi padahal kalau kita perlu bantuan seseuatu kepolisi. Karena itu adalah tugasnya polisi. Mungkin masalah ini sebagai PR untuk presiden.
:D

4.    Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
      Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara

5.    Tanggung jawab terhadap Tuhan
      Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juga dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan.

Jadi kesimpulannya bagi saya adalah tanggung jawab itu harus ada karena kalao tidak ada tanggung jawab maka dunia tidak akan akur sesama antar manusia. Yang ada hanya orang-orang yang egois. Jadi kita perlu tanggung jawab paling terutama adalah tanggung jawab terhadap tuhan karena kita telah diciptakan oleh Tuhan untuk  menjalanin kehidupan yang sesuai dengan agama masing – masing.

Manusia Dan Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Berarti derita artinya merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.Penderitaan itu dapat lahir atau batin,atau lahir batin.
Penderitaan akan dialami oleh semua Manusia, Tuhan memberikan kesenangan kepada umatnya tetapi juga memberikan penderitaan/kesedihan yang terkadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak melupakan dari-Nya. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Suatu peristiwa yang dianngap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energy untuk bangkit bagi seseorang atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Penderitaan biasanya sering bangat dilakukan oleh seseorang, contohnya saja manusia disiksa oleh seseorang. Siksaan diartikan sebagai siksaan badan dan jasmani dan dapat juga berupa sisksaan jiwa atau rohani akibat siksaan yang dialami seseorang. Biasanya Siksaan ini sangat banyak dikalangan manusia.

PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderitaa mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam diarinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia,sikap kecewa. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup bahwa hidup ini bukan rangkaian penderitaan melainkan perjuangan membebaskan diri dari pendearitaan dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif,tidak mudah menyerah bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti.
Apabila sikap negative dari sikap posistif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca,penonton,maka para pembaca,para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dlaam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan.

Manusia dan Kegilisahan

Salah satu dari kehidupan manusia yang sekian banyak dialami oleh manusia salah satunya adalah kegelisahan. Kegelisahan dalam diri manusia dapat timbul sewaktu – waktu tanpa atau dengan diharpkan kehadirannya. Banyak faktor yang yang mempengaruhi dan menimbulkan kegelisahan dalam diri manusia. Adanya rasa gelisah yang dirasakan dan dialami oleh manusia pada dasarnya disebabkan oleh manusianya itu sendiri karena semua manusia memiliki hati, perasaan dan pikiran.
Apa bila usaha yang telah kita lakukan untuk mempertanggung jawabkan mengalami kesulitan dan kendala, kegagalan atau tidak berhasil maka secara langsung otak kita akan terkoneksi dengan yang direspon “Kegagalan dan permasalahan”. Dengan kata lain dari kegagalan itu maka kita akan gelisah akan kesalah yang kita perbuat. Baik disadari atau tidak disadari.

Bentuk – bentuk kegelisahan dalam diri manusia dalam suatu bentuk, seperti ;

1.    Keterasingan
      Terasing, diasingkan atau sedang dalam keterasingan sudah ada sejak puluhan bahkan ribuan tahun lamanya. Dimana terasing pada dasarnya dapat didefinisikan sebagi bentuk kehilangan eksistensi diri yang disebabkan tidak adanya pengakuan tentang keberadaan kita “secara hakikat” atau dengan kata lain merasa tersisihkan dan termarjinalkan oleh diri sendiri  dan orang lain dalam pergaulan atau mayarakat. Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu (1) Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan. (2) Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun bias bersumber pad afaktor yang pertama.

2.    Kesepian
      Kesepian pasti sudah pada tau artinya kesepian. Dengan kata lain kesepian itu terkadang muncul karena keterasingan. Jika seseorang sudah merasa diasingkan maka orang tersebut akan mengalami kesepian dalam diri dan lingkungan sehingga merasa kesepian. Jika hal ini terus dibiarkan maka orang tersebut akan kehilangan unsur dan karakter unik dalam dirinya senhingga dia pun sulit untuk mengenali dirinya.

Manusia dan Harapan

Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud. Kata orang manusia tanpa harapan adalah manusia yang mati sebelum waktu-nya. Bisa jadi, karena harapan adalah sesuatu yang hendak kita raih dan terpampang dimuka. Hampir sama dengan visi walau dalam spektrum sederhana, harapan merupakan cip-taan yang kita buat sebagai sesuatu yang hendak kita raih. Jadi hidup tanpa harapan adalah hidup tanpa visi dan tujuan.
Maka bila manusia yang hidup tanpa harapan pada hakekatnya dia sudah mati. Harapan bukanlah sesuatu yang terucap dimulut saja tetapi juga berangkat dari usaha. Dia adalah ke-cenderungan batin untuk membuat sebuah rencana aksi, peristiwa, atau sesuatu menjadi lebih bagus. Sederhananya, harapan membuat kita berpikir untuk melakukan sesuatu yang lebih baik untuk meraih sesuatu yang lebih baik.
Harapan dan rasa optimis juga memberikan kita kekuatan untuk melawan setiap hambatan. Seolah kita selalu mendapatkan jalam keluar untuk setiap masalah. Seolah kita punya kekuatan yang lebih untuk siap menghadapi resiko. Ini kita sebut sebagai perlawanan. Orang yang hidup tanpa optimisme dan cenderung pasrah pada realita maka dia cenderung untuk bersikap pasif, Oleh karena itu dalam makalah ini kita dapat mengetahui lebih dalam tentang manusia dan harapan

Sebabnya Manusia Mempunyai Harapan :
1.      Kodrat
Kodrat, sifat atau keadaan alamiah yang sudah ternanam sejak lahir.

2.      Kebutuhan Jasmani
Kebutuhan yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari – hari.

3.      Kebutuhan Rohani
Kebutuhan batin manusia.

4.      Kelangsungan Hidup
Manusia memiliki kebutuhan pokok yaitu sandang, pangan, dan papan. Apa bila manusia tidak memiliki kelangsungan hidup maka kita tidak semangat utnuk mengejar harapan kita.

5.      Keamanan
Setiap manusia butuh rasa aman. Karena adanya keamana kita tenang untuk mempunyai harapan.

6.      Status
Harga diri yang dimiliki setiap orang yang telah melekat pada dirinya. Biasanya status ini untuk motivasi manusia agar kita punya harapan yang besar untuk membankitkan harapan yang telah pudar.

7.      Perwujudan cita – cita
Setiap orang berhak mewujudkan cita – cita sesuai dengan keahliannya. Cita – cita pasti semua orang berbeda – beda. Adanya cita – cita ini maka suatu harapan akan tercapai.

Kepercayaan
Kepercayaan adalah mengakui atau meyakini akan kebeneran yang telah kita perbuat.
Kepercayaan ada 4 macam yaitu
1.      Kepercayaan kepada tuhan
2.      Kepercayaan kepada pemerintah
3.      Kepercayaan kepada orang lain
4.      Kepercayaan kepada diri sendiri

Manusia dan Pandangan Hidup

Pandangan hidup merupakan sesuatu yang sulit untuk dikatakan, sebab kadang-kadang pandangan hidup hanya merupakan suatu idealisme belaka yang mengikuti kebiasaan berpikir didalam masyarakat.
Pandangan hidup juga bisa diimplementasikan sebagai hasil-hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman, fakta, dan sikap meyakini sesuatu yang diringkas sebagai pegangan, pedoman, petunjuk, atau arahan.
Pandangan hidup sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Segala perbuatan, sikap, dan aturan yang diwujudkan dalam berbagai bentuk, merupakan refleksi dari pandangan hidup yang telah dirumuskan. Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat hidup sendiri diarti-konkritkan sebagai kecintaan atau kebenaran yang bisa dicapai oleh siapapun. Maka dari itu, pandangan hidup dengan hakikat bisa dicapai oleh siapapun itu, sangat diperlukan oleh tiap manusia.
Pandangan hidup tiap orang bisa berbeda bisa juga sama. Dari situ terdapat pengklasifikasian tentang asal dari pandangan hidup tersebut, sebagai berikut:
A.    Pandangan hidup berasal dari agama merupakan pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
B.     Pandangan hidup ideologi merupakan pandangan hidup yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma negara tersebut.
C.     Pandangan hidup hasil renungan merupakan pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

           Pandangan hidup pada dasarnya memiliki unsur-unsur, yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan. Cita-cita adalah sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Kebajikan dalam hal ini, adalah nilai yang menjadi patokan usaha yang harus ditempuh untuk menggapai cita-cita. Usaha adalah hal-hal yang diupayakan sebaik mungkin untuk menggapai cita-cita yang harus dilandasi oleh keyakinan. Keyakinan diukur dengan daya pikir akal, jasmani, dan sikap maupun rasa kepada Tuhan. Bila manusia sedang dalam keadaan senang, bahagia, serta kecukupan, mereka lupa akan pandangan hidup yang diikutinya dan berkurang rasa pengabdiannya kepada Sang Pencipta. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :
A.    Kurangnya penghayatan pandangan hidup yang diyakini.
B.     Kurangnya keyakinan pandangan hidupnya.
C.     Kurang memahami nilai dan tuntutan yang terkandung dalam pandangan hidupnya.
D.    Kurang mampu mengatasi keadaan sehingga lupa pada tuntutan hidup yang ada dalam pandangan hidupnya.
E.     Sengaja melupakannya demi kebutuhan diri sendiri.

konsep ilmu budaya dasar dalam kesusastraan

Sebelum menerangnkan apa materi yang akan disampaikan kita mengenal apa artinya Ilmu Budaya. Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Fungsi kebudayaan adalah agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya berbuat dan menentukan suatu hubungan dengan orang lain didalam menjalankan hidupnya. Apabila tidak ada kebudayaan maka Negara kita ini akan tidak bisa mengerti sifat orang satu sama lain.
Sedangkan karya sastra adalah penjabaran abstraksi, namun filsafat yang menggunakan bahasa juga disebut abstrasi. Maka abstrak adalah cinta kasih,kebahagian,kebebasan dan lainnya yang digarap oleh filsafat. Maka Sastra kadang disebut naratis fiction, prose fiction atau fiction saja,dalam bahasa Indonesia dterjemahkan sebagai cerita rekaan dan diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi.
Hubungan ilmu budaya dasar dengan sastra ialah :
1.      Sastra dan pengalaman hidup
Sastra berfungsi sebagai perekam dan penyampaian pengalaman dalam sastra disebut “pengalaman perwakilan“. Pendekatan pada pengalaman perwakilan dapat dilakukan dengan suatu kemampuan yang disebut ” Imaginative Entry “.
2.      Kesadaran Individual
Dengan sastra seseorang dapat mengerti pikiran manusia,baik diri sendiri maupun orang lain.
3.      Sastra dan keinsyafan sosial.
Sastra memberitahukan manusia sebagai mahluk sosial yang terlibat dalam masalah dan problem sosial.

Manusia dan Cinta Kasih

Apa sih tuh Manusia dan Cinta kasih? Saya akan menjelaskan Manusia dan Cinta Kasih. Sebelum menjelaskan Apa itu Cinta saya akn menjelaskan Manusia. Manusia adalah ciptaanTuhan yang di beri akal sehat dan mempunyai hati untuk mencintai seseorang dan mencintai Tuhan yang menciptakan kita.
Sedangkan Cinta adalah kekuatan manusia yang paling tinggi. Cinta adalah sumber segalanya, kita tidak akan dapat mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta. Cinta terkadang beraneka ragam macam-macamnya seperti cinta kepada Tuhan yang menciptkan kita, kadang cinta itu untuk seseorang yang kita sayang seperti Orang tua, kerabat terdekat seperti teman – teman anda, dan paling tidak kalah pentingnya Cinta kepada Pasangan Hidup kita. Kadang tanpa adanya cinta kita tidak bisa bersemangat akan hal yang akan kita lakukan. Contoh sederhananya seperti kita melakukan suatu hal. Tapi melakukan sesuatu tanpa cinta rasanya tidak berharga. Sepertinya kita tidak cinta sama Allah yang menciptakan kita. Pasti kita akan ada rasa bersalah. Nah itu sepengetahuan saya lho tentang cinta. :D
Kali ini Cinta bisa artikan oleh Dr. Salito W. Sarwono dalam artikel yang berjudul Segitiga. Cinta, bukan cinta segitiga. Dikatakan bahwa cinta yang ideal memiliki 3 unsur yaitu keterikatan, keintiman, kemesraan.
-          Keterikatan yaitu adanya perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia.
-          Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal digantikan dengan sekedar memanggil nama, atau sebutan lain seperti lain seperti sayang, makan/minum dari satu piring/cangkir, tidak saling menyimpan rahasia, dst.
-          Kemesraan yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kengen apabila jauh atau lama tidak bertemu, ucapan-ucapan yang mengatakan sayang, saling mencium, merangkul, dsb.
Setelah diberikan uraian tentang cinta sejati oleh tiga ahli di atas, berikut ini akan dijelaskan masalah kasih. Telah dikemukakan bahwa kasih adalah perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasih.

Jadi kesimpulannya adalah kita sebagai Manusia pasti mempunyai akan adanya cinta. Dimana saat kita mencintai seseorang atau mencintai Tuhan sang pencipta kita dan dimana saat kita dicintai. Jadi apabila kita ingin dicintai atau ingin mencintai Manusia alangkah baiknya kita mencintai juga penciptannya. Karena apabila kita mencintai Allah maka kita akan diberikan seseorang yang mencintai kita atau kita mencintai seseorang.

Itu pesan Saya apabila kalian ingin mencintai dan dicintai sesama manusia
:D heheheh